Ummu Sa’ad (Ibunya Sa’ad) bersumpah tidak akan mengajaknya bicara selamanya sampai dia kafir (murtad) dari agamanya, dan dia juga tidak akan makan dan minum. Ibunya mengatakan, ‘Sesungguhnya Allah mewasiatkan padamu untuk berbakti pada kedua orang tuamu, dan aku adalah ibumu. Saya perintahkan padamu untuk berbuat itu (memerintahkan untuk
“Wajib bagi seorang manusia untuk selalu mendengarkan dan taat kepada pemimpin kaum Muslimin dalam hal-hal yang disukainya atau dibencinya selama tidak diperintahkan berbuat maksiat kepada Allah, maka jika dia diperintahkan untuk berbuat maksiat kepada Allah, jangan dia dengar dan jangan dia taat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: 5 Keutamaan Surat Al Falaq, Salah Satunya Menghindarkan Anak dari Penyakit, Masya Allah! Nah, kalau Surat An-Nisa Ayat 59 khusus menjelaskan tentang perintah untuk taat kepada Allah, Rasulullah, dan Ulil Amri. Ketaatan pada Ulil Amri tentu harus sesuai dengan aturan Allah dan Rasulullah.Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits ,”Barang siapa menaati Allah dan RasulNya, maka sungguh dia telah mendapat petunjuk, dan barang siapa yang bermaksiat kepada Allah dan RasulNya, maka tidak ada yang merugikannya kecuali dirinya sendiri” Firman Allah (Dan mereka mengatakan: "(Kewajiban kami hanyalah) taat") Allah memberitahukan
Meminta Perlindungan Kepada Allah Dari Pemimpin yang Zalim. 5. Larangan Membangkang Dari Pemimpin. 6. Larangan Menghina Pemimpin. 7. Taat Kepada Pemimpin Walaupun dia Budak. 8. Tidak Ada Ketaatan Pada Kemaksiatan. 5Z4uUE.